Cara Menentukan Sunblock Yg Bagus

By | January 27, 2022

Pemilihan sunblock yang mengagumkan krusial dilakukan guna mengoptimalkan perlindungan kulit dari bahaya sinar matahari. Pada dasarnya, pemakaian sunblock dimaksudkan buat menghalau sinar ultraviolet supaya nir merusak kulit.

Banyak yg menyimpulkan bahwa memilih tabir matahari atau sunblock yg indah tergantung pada berapa kadar SPF pada dalamnya, padahal kandungan SPF hanya satu berdasarkan sekian poly pertimbangan lainnya. Yang lebih disarankan buat dilakukan adalah menggunakan sunblock secara rutin.

Secara umum, bahan-bahan produk tabir mentariterbagi ke pada kategori kimia dan fisik menurut sifat kerjanya. Bahan tabir mentariyg bersifat kimia bekerja menggunakan mengganti sinar ultraviolet (UV) menjadi panas, sebagai akibatnya tidak membahayakan kulit. Sebaliknya, bahan tabir mentariyg bersifat fisik mampu memantulkan sinar ultraviolet supaya tidak menghambat sel-sel kulit.

Memakai sunblock atau tabir surya harus dilakukan secara teratur, terutama sang orang yang banyak beraktivitas pada luar ruangan dan poly terkena paparan sinar surya. Berubahnya rona kulit sebagai lebih gelap adalah upaya alami tubuh buat mencegah kerusakan sel yg bisa menunjuk pada kanker kulit. Mencermati Kandungan Sunblock

Sudah diketahui secara umum bahwa gambaran sinar ultraviolet A (UVA) dan sinar ultraviolet B (UVB) dalam jangka panjang bisa memicu kanker kulit. Oleh karenanya, dalam memilih produk tabir surya atau sunblock yg rupawan harus memerhatikan efektivitasnya dalam memblokir sinar UVA & UVB sekaligus. Agar suatu produk sunblock sebagai lebih efektif, umumnya beberapa zat di bawah ini akan dibubuhi ke dalamnya: Ekamsule Sunblock menggunakan bahan ekamsule dapat menghalangi sinar UVA juga UVB, mampu digunakan berenang, dan berisiko rendah buat mengiritasi kulit. Avobenzone Dalam memilih bahan sunblock yg cantik sebaiknya bersifat stabil saat sinar matahari mengenainya. apabila tidak demikian, maka efektivitasnya pada melindungi kulit patut dipertanyakan. Salah satu bahan yg termasuk kategori tadi merupakan avobenzone. Bahan ini dapat memblokir sinar UVA, tetapi nir efektif terhadap sinar UVB. Meskipun sporadis, bahan ini bisa menyebabkan dermatitis pada sebagian orang. Benzophenone Benzophenone sering dicampurkan dengan oxybenzone & dioxybenzone, yg adalah bahan generik yg dipakai pada sunblock. Bahan ini bekerja dengan menyerap sinar UVA & UVB & mengubahnya. Selain efektif, benzophenone pula bisa dipakai buat berenang. Meski dimikian, sunblock menggunakan kandungan bahan ini bisa menyebabkan iritasi kulit pada sebagian orang. Titanium dioksida dan zinc oxide Bahan-bahan yg banyak dipakai di dalam produk sunblock adalah titanium dioksida & zinc oxide. Keduanya merupakan bahan yg sudah lamadigunakan menjadi bahan penyusun sunblock. Keunggulan lain berdasarkan titanium dioksida & zinc oxide merupakan kemampuan keduanya dalam memantulkan sinar UV yang mengenai kulit. Kedua bahan ini terbukti aman & efektif bagi kulit pada mencegah pengaruh negatif sinar matahari. Tetapi karena termasuk ke dalam bahan tabir matahari fisik, pemakaian kedua zat ini cenderung meninggalkan noda putih (white cast) di kulit. Hal Lain yg Perlu diperhatikan

Selain menentukan bahan pendukung sunblock yang tepat, perhatikan juga hal-hal berikut: Minimal SPF 30 Pastikan memilih sunblock dengan kandungan SPF (sun protection factor) setidaknya dalam nomor30. Angka SPF mengacu pada level proteksi terhadap sinar UVB. SPF 15 bisa memblokir 93 persen UVB, SPF 30 memblokir 97 % UVB, SPF 50 memblokir 98 % UBV, & SPF 100 memblokir 99 % UVB. Water resistant bukan berarti waterproof Tidak ada sunblock yg benar-benar waterproof’, karena selesainya terkena air, sunblock akan terhapus dari kulit. Maksud dari water resistant dalam kemasan sunblock merupakan produk tersebut bisa dipakai selama 40-80 mnt selama berenang atau berkeringat. Namun selesainya naik dari kolam atau setiap 2 jam sekali, sunblock wajibdioleskan ulang. Sunblock bagi kulit sensitif Bagi pemilik kulit sensitif, pilihlah sunblock dengan kandungan zinc oxide dan titanium dioksida. Kedua kandungan tadi termasuk ke dalam bahan tabir matahari fisik, sebagai akibatnya tidak menyerap ke dalam kulit. Selain itu, pilihlah sunblock berlabel hipoalergenik dan tanpa pewangi karena lebih aman buat kulit sensitif. Tekstur sunblock sesuai jenis kulit apabila kulit Anda berminyak, pilih sunblock bertekstur gel karena ringan & cepat kering. Gel sunblock jua cocok diaplikasikan pada kulit yang berambut. Untuk kulit kemarau, pilih sunblock yg mengandung pelembap. Hindari sunblock semprot karena umumnya mengandung alkohol yang menciptakan kulit semakin kering. Sunblock dalam bentuk krim cocok buat kulit kering dan dapat digunakan di kulit paras. Tetapi jika kulit Anda mudah berjerawat, hindari sunblock bertekstur krim, karena akan menciptakan kulit jadi lebih berminyak, terasa berat, dan menutupi pori-pori kulit. Ramah bagi kesehatan anak Tingkat sensitivitas kulit bayi & anak-anak tidak sama menggunakan kulit orang dewasa. Karena itu, jangan mengoleskan tabir matahari buat orang dewasa pada anak-anak, apalagi pada bayi. Untuk anak-anak, pilihlah sunblock berbahan alami, tanpa pewangi, tanpa paraben, bebas alkohol, bebas PABA, & bebas phthalate. Sunblock dengan bahan titanium dioksida dan zinc oxide pula dapat sebagai pilihan, karena tidak gampang mengiritasi kulit anak-anak. Sama misalnya pada kulit orang dewasa, ke 2 bahan tadi sanggup menunda sinar ultraviolet dan tidak terserap sang kulit.

Ingatlah bahwa produk sunblock yang mengagumkan selayaknya mampu melindungi kulit berdasarkan sinar UVA & UVB. Kemampuan sunblock dalam menghalangi ke 2 jenis sinar UV tersebut, umumnya tertulis dalam label kemasan dengan istilah broad spectrum. Bila akan melakukan aktivitas di tempat yang basah atau bila aktivitas memicu keluarnya keringat, pilih produk yg berlabel tahan air. Tetapi, permanen dianjurkan mengoleskan ulang sunblock setiap 2 jam sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *