Pengolahan Air Bersih

By | March 25, 2022

Air sebagai kebutuhan yang sangat vital bagi semua orang, maka perlu adanya pengolahan air bersih yang benar. Masalah air bersih sering dijumpai baik di perkotaan mapun di pedesaan.

Populasi manusia yang terus meningkat yang pastinya akan lebih banyak membutuhkan air, pangan, energi, bahan baku akan semakin memeperketat daya saing. Namun yang menjadi masalah adalah alam yang bersaing dengan kita yang sama – sama membutuhkan air untuk menjaga ekosistemnya.

Tiga perempat dari bumi adalah air, namun hanya satu persen aiar yang bisa dikonsumsi. Sudah tahu  akan hal itu, masih saja banyak manusia yang menyalahgunakan sumber daya air yang ada di bumi ini. Karena hal itulah, kita harus siap menerima segala konsekuensi yang terjadi.

Air Bersih: Definisi. Karakteristik, dan Pengolahannya

Pengolahan air bersih untuk menghasilkan air yang bisa disediakan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Penyediaan air ini masih dihadapakan pada beberapa masalah kompleks yang belum bisa diatasi.

Kurangnya kesadaran masyarakat tentang lingkungan dan alokasi anggaran yang ada didaerah sebagai salah satu masalah yang timbul ketika proses peningkatan pelayanan air bersih.

Definisi Air Bersih

Air bersih adalah air yang bisa digunakan untuk keperluan sehari – hari dan bisa dikonsumsi jika telah dimasak.

Karakteristik Air Bersih

  • Tidak berasa, tidak berbau, dan juga tidak berwarna.
  • Memiliki suhu normal, sejuk tidak panas.
  • Terbebas dari zat kimia berbahaya seperti besi, raksa, dan mangan.
  • Terhindar dari kandungan zat mikrobiologi yang berbahaya seperti coli tinja dan total coliforms.

Proses Mengolah Air Bersih

Koagulasi dan adsorpsi sebagai sifat – sifat koloid menjadi dasar pengolahan air bersih. Air keruh mengandung koloidal, zat warna, dan zat pencemar seperti limbah pestisida dan detergen menjadi sebuah media pengolahan air.

Mengolah air yang tidak memiliki tingkat kekeruhan tinggi bisa menggunakan tawas beserta pendukung lainnya. Tawas bisa digunakan untuk menggumpalkan lumpur koloidal yang bisa mengadsorpsi zat warna maupun zat pencemar yang terkandung dalam air. Jika air memiliki tingkat kekeruhan yang tinggi, maka harus menggunakan karbon aktif disamping tawas.

Berikut ini pengolahan air sungai sebagai contoh sederhana pengolahan air bersih dari air yang kotor:

  1. Pompakan air sungai kedalam bak prasedimentasi. Pada bak prasedimentasi akan terjadi penggumpalan lumpur karena adanya pengaruh gravitsi.
  2. Buang lumpur dengan menggunakan pompa.
  3. Alirkan air kedalam bak ventury.
  4. Campurkan tawas dan bak klorin, tambahkan karbon aktif jika tingkat kekeruhan tinggi.
  5. Alirkan air dan bahan kedalam accelator.
  6. Alirkan kedalam saringan bak pasir.
  7. Tampung dalam bak lain dan tambahkan kapur untuk menaikkan pH.
  8. Alirkan ke dalam reservoar, kemudian ke konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *