Ketahui Penyebab dan Gejala Tuberkulosis Serta Cara Mengatasinya Dari SehatQ

Tuberkulosis menjadi penyakit menular yang tentu saja sangat membahayakan jika seseorang terserang. Infeksi tuberkulosis paling sering menyerang paru-paru manusia dan merupakan penyakit menular yang mematikan. Untuk mencegah TBC, Anda tentu harus tahu terlebih dahulu gejala tuberkulosis sejak dini agar bisa melakukan pencegahan dan mengatasinya.

Penyebab Tuberkulosis

Penyakit TBC ini bisa menular lewat semburan air liur dari penderita TBC. Biasanya penularan terjadi lewat batuk, bersin, bicara, bahkan tertawa dan bernyanyi dan lewat teriakan. Namun perlu diketahui bahwa penularan TBC tidak semudah ketika penyakit pilek menular. Sebab penularannya terjadi ketika anda berkontak dekat dengan pasien TBC dalam waktu lama.

Dan perlu diketahui bahwa tidak semua penderita TBC bisa menularkan penyakitnya apalagi untuk anak-anak. Biasanya anak-anak yang mengalami TBC, tidak bisa menularkan penyakit tersebut ke anak lain ataupun orang dewasa.

Gejala Tuberkulosis

Beberapa gejala tuberkulosis yang wajib dipahami sejak dini.

  • TBC Laten, TBC jenis ini biasanya dikendalikan oleh bakteri yang tidak aktif jadi pengidapnya tidak mengalami gejala apapun. TBC laten sifatnya tidak menular tetapi harus diobati agar TBC tidak menjadi aktif.
  • TBC Aktif, untuk penyakit tuberkulosis aktif maka bisa menimbulkan beberapa gejala infeksi sejak dini. Biasanya penderita akan mengalami batuk selama dua atau tiga minggu bahkan lebih. Batuk akan mengeluarkan dahak atau lendir dan juga pada tingkat paling parah adalah batuk bisa berdarah. Nyari lainnya yang terjadi adalah nyeri dada dan penurunan berat badan, demam disertai keringat di malam hari hingga panas dingin. Penderita juga bisa kehilangan selera makan yang menyebabkan berat badan menurun drastis. Anda juga akan mudah kelelahan setiap hari.

Mengatasi Gejala Tuberkulosis

Untuk mengatasi gejala penyakit maka dokter akan memeriksa dengan melakukan diagnosis terlebih dahulu. Ada beberapa tes yang biasanya dipilih oleh dokter untuk memastikan apakah penyakit yang diderita memang TBC atau tidak.

Dokter bisa memilih Test Mantoux yang merupakan tes paling umum dilakukan. Di mana Anda akan disuntik zat tuberkulin di bawah kulit lengan. Lalu dalam 48 hingga 72 jam dokter akan memeriksa pembengkakan pada tempat suntikan.

Dokter juga bisa memilih tes darah untuk mengukur reaksi sistem kekebalan terhadap bakteri TB. Ada juga tes yang dilakukan yaitu tes pencitraan lewat rontgen atau CT scan.

Setelah mendapatkan diagnosa biasanya dokter akan mengetahui jenis TBC apakah laten atau TBC aktif. Kemudian Anda akan dirasakan obat-obatan TBC. Bentuk jenis TBC aktif biasanya penderita perlu meminum antibiotik selama 6 sampai 9 bulan.

Adapun lama pengobatan, didasarkan pada tingkat usia dan juga kondisi kesehatan serta kemungkinan resistensi obat. Mengobati TBC membutuhkan kombinasi obat-obatan. Namun yang paling umum adalah isoniazid, rifampisin, ethambutol dan pirazinamid.

Itu tadi seputar penyakit tuberkulosis, gejala tuberkulosis dan cara mengatasinya. Sangat penting untuk memahami TBC dan gejalanya untuk bisa mengatasi penyakit ini sejak dini agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Karena penyakit ini menular tentu saja jika tidak diawasi dan dirawat akan menyebabkan kerugian bagi diri sendiri dan juga orang-orang di sekitar Anda.

Dapatkan informasi mengenai penyakit TBC lebih lengkap lewat SehatQ. Anda juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter ahli di platform ini dengan pemesanan secara online. Anda tidak perlu datang ke rumah sakit untuk melakukan janji konsultasi cukup dengan mengunjungi platform SehatQ baik lewat website resmi maupun aplikasinya.

bo toto
situs togel
situs togel
rtp slot
rtp slot
rtp slot
bo toto